
Menghindari Bencana Demografi, Belajar dari Pengalaman Tiongkok
Istilah “bonus demografi ” (atau dividen demografi) mengacu pada periode ketika populasi usia kerja suatu negara (15-64 tahun) lebih besar daripada populasi non-usia kerja (anak-anak dan lansia). Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan ekonomi yang cepat jika usia kerja dapat menjadi angkatan kerja yang produktif dan memicu berkembangnya usaha-usaha baru. Namun, jika sebagian besar dari populasi usia kerja ini tetap menganggur atau setengah menganggur, hal ini dapat menyebabkan bahaya sosial, ekonomi, dan politik yang signifikan.
Bonus Demografi (1)

![Buku Baru [Menata Hati, Menemukan Diri] Book Cover](https://www.amerta.or.id/wp-content/uploads/2026/03/Cover-Buku-Menata-Hati-Menemukan-Diri-e1772586498303-218x150.jpg)
![Buku Baru [MENALAR KEBIJAKAN DAN TATA KELOLA: Analisis Politik dan Ekonomi Indonesia 2025 dan Rekomendasi Kebijakan]](https://www.amerta.or.id/wp-content/uploads/2026/03/Analisis-Politik-Ekonomi-Indonesia-2025-Rekomendasi-Kebijakan-218x150.png)
